UNSUR HARA TANAMAN DAN BENTUK IONNYA


            Unsur hara tanaman merupakan unsur hara esensial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.  Tanaman menyerap paling sedikit sembilan puluh unsur hara yang berbeda, namun yang dibutuhkan oleh tanaman hanya sebagian kecil saja.  Sebagian tidak dibutuhkan oleh tanaman seperti Cobalt (Co), tetapi dibutuhkan oleh hewan.  Banyak unsur hara yang tidak dibutuhkan oleh tanaman  bahkan dapat meracuni tanaman seperti misalnya Timbal (Pb).  Jadi, tanaman mengandung banyak unsur yang tidak dibutuhkan oleh tanaman. Pertanyaannya yang manakah yang menjadi unsur hara esensial bagi tanaman.  Terdapat aturan-aturan sebagai syarat suatu unsur dikatakan esensial bagi tanaman yaitu :


1. Bila tanaman  kekurangan unsur tersebut maka pertumbuhan dan perkembangan tanaman akan terhenti.
2.  Unsur tersebut secara langsung terlibat dalam nutrisi  tanaman dan proses metabolisme di dalam jaringan tanaman
3.  Kekurangan unsur tersebut dapat diatasi dengan hanya menambah unsur tersebut.
            Berdasarkan aturan tersebut terdapat tujuh belas unsur hara esensial yang telah diidentifikasi oleh para pakar (Tabel 2.1.)

Tabel 2.1.  Unsur Hara Esensial  dan Bentuk-bentuk Ioniknya

Nama
Simbol
Bentuk Ion
Nama Ion
Carbon
C
-
-
Hidrogen
H
H+ (tidak digunakan oleh Tanaman dlm Bentuk ini)
-
Oksigen
O
-
-
Unsur Makro Primer



Nitrogen
N
NO3-, NH4+
Nitrat, Amonium
Phospor
P
HPO4-, H2PO4-
Orthophospat
Kalium
K
K+
-
Unsur Makro Sekunder



Calcium
Ca
Ca2+

Magnesium
Mg
Mg2+

Sulfur
S
SO42-
Sulfat
Unsur Mikro



Boron
B
B(OH)3, B(OH4)-
Asam Borak, Borat
Tembaga
Cu
Cu2+
Cupro
Chlor
Cl
Cl-
Chlorida
Besi
Fe
Fe2+
Ferro
Mangan
Mn
Mn2+
Mangan
Molydenum
Mo
MoO42-
Molybdat
Nickel
Ni
Ni2+

Seng
Zn
Zn2+

Unsur Lain



Natrium
Na
Na+

Silikon
Si
SiO32-

Cobalt
Co
Co2+

Tanaman menggunakan 6 dari empat belas unsur hara dalam jumlah yang banyak.  Enam unsur hara tersebut disebut unsur hara makro yaitu N, P, K, Ca, Mg, dan S.  Dibawah ini deret unsur hara makro  berdasarkan jumlah yang dibutuhkan oleh tanaman dari besar ke kecil :
                                    N≥ K > Ca > Mg ≥ P > S
            Tanah-tanah pertanian pada umumnya sedikit yang defisien Ca, Mg, dan S daripada 3 unsur makro lainnya, sehingga kebanyakan tanah mengandung cukup Ca, Mg, dan S.  Ketiga unsur tersebut oleh para pakar disebut sebagai unsur makro sekunder. Sedangkan  unsur makro primer adalah N, P, dan K disebut sebagai unsur pupuk karena selain harus tersedia dalam jumlah yang cukup dalam tanah, juga sering ditambahkan ke dalam tanah  melalui pemupukan.
            Delapan unsur yang lain pada Tabel 2.1.  merupakan unsur mikro karena digunakan oleh tanaman dalam jumlah sedikit.  Namun demikian, bila  jumlahnya didalam tanah tidak mencukupi kebutuhan tanaman, tanaman akan menunjukkan pertumbuhan yang tidak normal.  Pada Tabel 2.1. juga mencantumkan 3 unsur yang disebut unsur hara fungsional (bermanfaat).  Unsur-unsur tersebut tidak dibutuhkan oleh seluruh tanaman, tetapi dapat membantu pertumbuhan tanaman tertentu.  Sebagai contoh, beberapa tanaman membutuhkan Silikon untuk melengkapi pertumbuhan dan reproduksinya dan keberadaannya memperkuat dinding sel dan mengurangi serangan terhadap hama dan penyakit.  Empat belas unsur hara esensial tersebut disediakan oleh tanah dan tanaman menyerapnya dalam bentuk ion yang spesifik.

No comments:

Post a Comment